Category: Budaya

mata 2

Aku Tak Bisa

“Aduh….maaf dindaku, aku tak bisa, aku tak bisa Narmi.” Untuk yang satu ini beliau tidak bisa. Apa sesungguhnya yang membuat Marwan tidak bisa. Tidak bisa apa ? apakah ia tidak bisa berkata jujur. Lalu...

t1

Memori Kematian*

Pekan lalu aku masih melihatnya. Hari itu hari jumat. Masih sehat. Tak ada sedikitpun bayangan bahwa ia memilik tanda-tanda sakit. Habis jumatan. Mesjid kampus mengadakan diskusi singkat. Diskusi kecil-kecilan. Materinya fisafat islam. Beberapa guru...

cam

Cambeu

Di sebuah perkampungan. Jauh dari keramaian dan kerumunan orang banyak. Hantu, setan, Parakan[i] Poppo[ii] masih sering digunjingkan. Ada orang mati, itu karena dimakan pello-nya oleh parakang. Tanaman, tetumbuhan, dan pepohonan menjadi sarang dan rumah...

muslimah(2)

Kuizinkan Engkau Menikah

Rasanya air mata kami ingin bercucuran. Meleleh. Menetes  membasahi perpisahan pada Sekolah Menengah yang telah mendewasakan kami. Aku dan Hamida memandang jauh pada tanah lapang luas, sawah yang terhampar luas. Pemukiman rumah panggung diantara...