Dr. Sakka Pati: “Unhas Menuju World Class University”

Dr. Sakka Pati, S.H. M.H: Dosen dan Anggota Tim WCU Unhas

Dr. Sakka Pati, S.H. M.H: Dosen dan Anggota Tim WCU Unhas

 

Bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 71, 17 Agustus 2016 Universitas Hasanuddin mendapat kado istimewa ketika menteri riset dan teknologi Muhammad Nasir mengumumkan peringkat perguruan tinggi di Indonesia tahun 2016.  Lonjakan posisi Unhas dari peringkat sebelas ke peringkat delapan merupakan prestasi yang sangat membanggakan, bukan hanya bagi Universitas Hasanuddin tapi bagi perguruan tinggi di luar pulau Jawa karena Unhas satu-satunya perguruan tinggi dari timur dan dari luar Jawa yang masuk sepuluh besar. Berita tersebut tak pelak menjadi sangat istimewa bagi seluruh civitas Universitas Hasanuddin yang beberapa hari sebelumnya di media lokal sempat muncul berita yang cukup bombastis dan mengesankan seolah salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar mengalahkan Unhas. Meskipun hal itu benar dimana dalam suatu kompetisi mahasiswa tingkat nasional perguruan tinggi tersebut juara di salah satu kategori. Namun tidaklah menjadi judge bahwa perguruan tinggi tersebut lebih baik secara institusi dibandingkan dengan Universitas Hasanuddin. Berita yang dikeluarkan oleh kemenristekdikti adalah bukti dan pengakuan bahwa Unhas adalah universitas terbaik saat ini di kawasan timur Indonesia bahkan di luar pulau Jawa.

 Universitas Hasanuddin yang bertransformasi dari Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menuntut Unhas untuk melakukan terobosan-terobosan inovatif dalam bersaing dengan perguruan tinggi lain. Status PTNBH mencerminkan bahwa Unhas diberi kepercayaan penuh oleh pemerintah karena kiprah dan prestasi yang cemerlang dan dipandang mampu secara mandiri menyelenggarakan otonomi perguruan tinggi baik bidang akademik maupun non akademik. Anugerah ini menjadi amanah untuk bekerja keras dalam meningkatkan daya saing sejajar dengan universitas-universitas kelas dunia dan bereputasi Internasional.

Percepatan Unhas menuju World Class University (WCU)

Istilah World Class University atau Perguruan Tinggi Kelas Dunia dimunculkan pertama kali oleh UNESCO melalui program World Declaration on Higher Education for the Twenty-first Century ; Vision and Action di Paris tahun 1998, yang dilatarbelakangi urgensitas peranan perguruan tinggi dalam mempersiapkan daya saing bangsa memasuki era persaingan global, yang kemudian diratifikasi oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DITJEN-DIKTI). Pemerintah melalui Kementrian Ristekdikti senantiasa mendukung perguruan tinggi untuk mencapai hal tersebut, khususnya dukungan anggaran. Hibah kompetitif yang disebut Program Peningkatan Reputasi Perguruan Tinggi Indonesia menuju WCU, kepada 10 perguruan tinggi yang memiliki jumlah sitasi terindeks scopus paling tinggi, dimana Unhas salah satu diantara yang memenangkan hibah tersebut.

 Hal ini tidak disia-siakan Unhas dengan segera menyusun Rancangan global percepatan yang dilakukan dalam mewujudkan World Class University.  Unhas dengan visi “Sebagai Pusat Pengembangan Insani, Teknologi dan IPTEKS dan seni Berbasis Benua Maritim Indonesia”. Penetapan pengembangan insani sebagai unsur penting awal adalah aksentuasi bahwa pengembangan SDM harus melahirkan insan berkarakter dan berakhlak mulia dan memiliki kapasitas dalam mengembangkan IPTEKS yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, baik lokal, regional maupun Internasional.

Penempatan reputasi internasional sebagai sasaran akhir sejalan dengan renstra Kemenristekdikti. Sasaran ini menjadi sangat krusial ketika dihadapkan pada data yang dirilis oleh sejumlah lembaga yang merenking universitas di seluruh dunia, antara lain QS World University Ranking (QS), Times Higher Education (THE) dan Shanghai Jiao Tong Rangking (SIT).

Uraian program dan aktivitas yang akan dilaksanakan selama program Hibah Program peningkatan reputasi Unhas meliputi: 1. Program peningkatan kemampuan dosen dalam melakukan penelitian skala internasional Tujuan umum program ini adalah meningkatnya kemampuan dosen dalam melakukan kolaborasi penelitian berskala internasional dan menghasilkan paten.  Aktivitas yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut meliputi a) Hibah penelitian kolaborasi internasional, b) Program Academic Recharging (PAR) untuk meningkatkan kemampuan meneliti, c) Hibah percepatan memperoleh paten dan d) Hibah mengikuti workshop updating ilmu.  2. Peningkatan kemampuan dosen dalam melakukan publikasi internasional bereputasi Tujuan umum program ini adalah meningkatnya jumlah publikasi dosen Unhas pada jurnal internasional yang bereputasi.  Aktivitas yang mendukung pencapaian tujuan tersebut adalah a) Optimalisasi PMC dalam pendampingan penulisan artikel, b) Hibah pencangkokan dosen dalam meningkatkan kemampuan publikasi, c) Memfasilitasi jurnal yang diterbitkan dalam lingkup Unhas untuk terindex secara internasional.  3. Peningkatan reputasi akademik Tujuan umum program ini adalah meningkatkan kontribusi Unhas dalam peradaban akademik dunia sehingga menjadi salah satu rujukan dalam ilmu pengetahuan. Aktivitas yang dilakukan meliputi a) Penyelenggaraan kegiatan atau program berskala internasional secara rutin dan terencana dengan baik, b) Insentif dosen yang diundang mengajar di Luar Negeri, c) Peningkatan membership association akademik internasional dan pembukaan chapter Unhas/Indonesia, d) Percepatan penyelesaian studi S3 bagi dosen Unhas, e) Short course bagi dosen muda (S2) yang berprestasi ke luar negeri. 4. Peningkatan reputasi internasional Unhas. Tujuan umum kegiatan ini adalah meningkatkan attractiveness Unhas sehingga menarik datangnya dosen, peneliti dan mahasiswa asing ke Unhas.  Aktivitas yang diusulkan meliputi a) Teaching grant untuk pembukaan kelas internasional, b) Peningkatan jumlah program studi terakreditasi internasional, c) Peningkatan kemampuan pelayanan tenaga kependidikan, d)Pembentukan unit pemutakhiran database, e) Postdoctoral Fellowship, f) Memfasilitasi dosen sebagai dosen tamu di luar negeri, g) memfasilitasi penyelenggaraan student out bound exchange dan h) Promosi Unhas ke luar negeri. 5. Peningkatan Employer Reputation  Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan daya saing alumni sehingga bisa bersaing di level internasional.  Aktivitas yang dilakukan meliputi a) Memfasilitasi pelaksanaan magang mahasiswa di perusahaan internasional, b) Tracer study alumni, c) Memfasilitasi peningkatan kemampuan bahasa asing bagi mahasiswa, d) Pelatihan sertifikasi profesional bagi mahasiswa.

Respon dan dukungan dari seluruh elemen menjadi modal dalam melaksanakan semua kegiatan yang direncanakan dalam mencapai status world class university untuk dapat diperhitungkan di kancah Nasional bahkan Internasional.

Butuh kerja keras dan kerja nyata serta kebersamaan menuju World Class University, dan pastinya butuh waktu serta tidak semudah membalik telapak tangan, tapi bagaimanapun harus dilaksanakan. Sebagai perguruan tinggi Unhas tentunya harus mampu mempertanggung jawabkan secara publik terhormat dan bermartabat sehingga  berperanpenting dalam kemajuan pendidikan bangsa Indonesia.

Majulah Unhas, Terus Berkarya ..!!!

Artikel Ini Sebelumnya Telah Muat di Harian Fajar Makassar, 23 Agustus 2016